ABSAI Business SystemPusat bantuan
Bahasa Indonesia
中文Englishहिन्दीEspañolالعربيةFrançaisবাংলাPortuguêsBahasa Indonesiaاردو
Masuk ke sistem ↗
ABS KNOWLEDGE LIBRARY

Benchmark

← Semua istilah
Benchmarking

Juga disebut:Manajemen benchmark

Definisi

Metode untuk menetapkan ekspektasi keunggulan internal dengan membandingkan secara langsung dengan yang “terbaik”; tolok ukur tidak harus berasal dari pesaing di industri yang sama.

Memahami konsep ini

Benchmarking adalah metode untuk menetapkan ekspektasi keunggulan internal melalui perbandingan langsung dengan praktik atau kinerja “terbaik”. Tolok ukur tidak harus berasal dari pesaing dalam industri yang sama; tolok ukur tersebut dapat berupa proses unggul lintas industri. Dalam sistem manajemen, benchmarking mengatasi masalah “penetapan target yang tidak memiliki dasar” dengan mengidentifikasi kesenjangan dan praktik terbaik, sehingga memberikan arah dan standar kuantitatif untuk perbaikan. Berbeda dari penilaian kinerja, benchmarking lebih berfokus pada referensi eksternal dan pembelajaran proses, bukan pada penjabaran target internal. Hasil yang umumnya dihasilkan meliputi laporan analisis benchmark, daftar kesenjangan, target perbaikan, serta contoh praktik yang dapat diadaptasi.

Contoh skenario bisnis

Efisiensi penyortiran di gudang sebuah perusahaan logistik telah lama berada di bawah rata-rata industri, tetapi perusahaan tidak memiliki arah perbaikan yang jelas. Manajemen memutuskan untuk melakukan benchmarking: memilih perusahaan pergudangan e-commerce yang dikenal dengan penyortiran efisien sebagai tolok ukur, lalu mempelajari tata letak, peralatan, dan prosesnya. Perbandingan menunjukkan kesenjangan yang jelas dalam penempatan barang dan perencanaan rute. Perusahaan kemudian mengadaptasi praktik unggulan tersebut, merancang ulang tata letak area penyortiran, dan menerapkan optimasi rute dinamis. Setelah diterapkan, efisiensi penyortiran meningkat signifikan dan tim juga belajar meninjau proses internal dari sudut pandang eksternal.