Definisi
Bahasa Jepang untuk “pemuatan-ke-pemuatan”: kondisi ketika efisiensi lini produksi meningkat hingga operator hanya perlu memuat material lalu bergerak ke proses berikutnya, tanpa perlu membongkar muatan; kriteria kuantitatifnya adalah <1—2 detik per stasiun, bidang yang sama, perpindahan ≤1—1.5 kaki.
Memahami konsep ini
Lini perakitan adalah tata letak sel dalam produksi lean. Gagasan intinya, operator hanya perlu memuat benda kerja ke mesin; setelah diproses secara otomatis, benda kerja akan dikeluarkan, lalu operator dapat langsung menuju mesin berikutnya tanpa menunggu proses pembongkaran. Dengan demikian, aliran yang efisien dengan satu operator mengoperasikan banyak mesin dapat diwujudkan. Pendekatan ini mengatasi pemborosan akibat operator menunggu mesin memproses benda kerja pada sel tradisional. Dibandingkan dengan sel biasa, lini perakitan lebih menekankan tingkat otomatisasi mesin dan optimalisasi jalur berjalan operator. Hasilnya adalah sel produksi dengan aliran yang sangat lancar, yang biasanya dievaluasi dengan tata letak berlawanan arah jarum jam dan kriteria kuantitatif (seperti waktu operasi setiap stasiun kurang dari 1-2 detik).
Contoh skenario bisnis
Sebuah pabrik perakitan elektronik sebelumnya mengharuskan operator memuat dan membongkar komponen secara manual untuk setiap mesin saat merakit papan sirkuit kecil, lalu menunggu proses selesai. Setelah menerapkan lini perakitan, mesin dilengkapi perangkat ejeksi otomatis. Operator hanya perlu memasukkan papan sirkuit; setelah diproses, mesin mengeluarkannya secara otomatis, lalu operator segera mengambilnya dan memasukkannya ke mesin berikutnya. Dengan tata letak berlawanan arah jarum jam, jarak berjalan operator berkurang dan satu orang dapat mengoperasikan lima mesin sekaligus. Efisiensi produksi meningkat secara signifikan dan pemborosan akibat menunggu juga berkurang.