Definisi
Melihat area yang dikelola secara visual, orang dapat memahami apa yang sedang terjadi di sana dalam 3 detik.
Memahami konsep ini
Aturan 3 detik adalah standar manajemen visual yang mengharuskan pengamat memahami kondisi area kerja dalam tiga detik. Aturan ini mengatasi efisiensi penyampaian informasi dan memastikan anomali dapat dikenali dengan cepat. Perbedaannya dengan penataan dan kerapian dalam 5S adalah bahwa aturan ini lebih berfokus pada keterbacaan informasi daripada penempatan barang. Hasilnya biasanya berupa daftar perbaikan visual, seperti penanda, kode warna, papan kanban, dan sebagainya.
Contoh skenario bisnis
Dalam proyek perombakan area kerja, manajer mendapati bahwa karyawan baru memerlukan satu menit untuk menemukan perkakas. Setelah menerapkan aturan 3 detik, tim mendesain ulang label lemari perkakas dan pembagian zona warna agar siapa pun dapat menemukan barang yang dibutuhkan dalam tiga detik. Setelah perombakan, waktu pelatihan karyawan baru menjadi lebih singkat dan waktu mencari perkakas berkurang secara signifikan.